Archive for the ‘jurnal 2010’ Category
Tuesday, February 16th, 2010
This morning, I eat two rotten breads and had my body swelled like when you got an alergic. I didn’t notice that it was rotten! I was in SABUGA while this happened. After three laps, I decided to quit and managed to summon my friend. We decided to rush into ...
Posted in Tak Berkategori, bandung, jurnal 2010, kolaps, life, sabuga, sick | Comments Off
Monday, February 8th, 2010
Pagi ini, saya bertemu dengan penjual roti yang setiap hari melintasi rumah. Dia dengan bersemangat menjual rotinya. Satu hal yang membuat saya terus memperhatikan orang ini adalah, dia bekerja tanpa alas kaki. Namun ia tampak sangat yakin bahwa ia memang memiliki satu tujuan yang pasti untuk bisa memberi makan, setidaknya, ...
Posted in Tak Berkategori, hidup, jurnal 2010, life, tesis | Comments Off
Saturday, February 6th, 2010
30 Januari 2010
Melayang diturunan merupakan sensasi utama dalam bersepeda. Saya merasa seperti anak kecil lagi. Berbelok ke arah Gedung Sate, menuju Museum Geologi dengan infrastruktur jalan terburuk untuk sekelas ibukota provinsi se-Indonesia. Sekelompok turis Malaysia terlihat di salah satu hotel dekat Pusdai dengan belasan penjaja suvenir yang memaksa mereka untuk ...
Posted in Tak Berkategori, jurnal 2010, life | Comments Off